Rabu, 29 Februari 2012

Jelang Pilkada DKI, Survei Menunjukkan Foke Masih Terpopuler

Nurvita Indarini - detikNews
Kamis, 01/03/2012 04:27 WIB
Browser anda tidak mendukung iFrame
Jakarta Pemilukada DKI tidak lama lagi. Semakin banyak nama-nama yang berseliweran untuk ikut berkontestasi. Dari sejumlah nama yang muncul, ternyata hingga saat ini Fauzi Bowo alias Foke masih terpopuler.

Demikian hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) dan The Future Institute (TFI). Pengambilan data untuk survei dilakukan pada 6 hingga 17 Februari 2012. Ada 900 sampel yang dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi kotamadya dan gender. Tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error kurang lebih 3,2%

"Salah satu latar belakang survei adalah untuk mengetahui persepsi publik atas para kandidat," ujar peneliti Median, Rico Marbun, dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Kamis (1/3/2012).

Menurut survei Median dan TFI, ada 10 besar kandidat yang potensial untuk bersaing di pemilukada DKI berdasarkan popularitasnya. 10 Nama itu ialah:

1. Fauzi Bowo (96,7%)
2. Tantowi Yahya (93,8%)
3. Prijanto (65,1%)
4. Triwisaksana (56,8%)
5. Wanda Hamidah (56%)
6. Faisal Basri (49,6%)
7. Fadel Muhammad (49,3%)
8. Biem Benyamin (43,3%)
9. Nachrowi Ramli (34,2%)
10. Joko Widodo (28%)

Berdasar data elektabilitas bulan Februari, ada 5 besar kandidat yang meraih elektabilitas tertinggi secara berturut-turut yaitu:

1. Fauzi Bowo (30,7%)
2. Tantowi Yahya (13,8%)
3. Triwisaksana (8,4%)
4. Faisal Basri (6,6%)
5. Nachrowi Ramli (3,3%)

"Fauzi memiliki tingkat popularitas tertinggi di antara yang lain. Tapi data tren menunjukkan tingkat publik yang tidak menyukai dan tidak menghendaki Fauzi Bowo menjabat kembali cenderung menurun," terang Rico.

Dia menunjukkan data pada survei akhir April 2011 diketahui ada 26,9 persen orang yang menginginkan Foke kembali jadi gubernur. Sedangkan yang tidak menginginkan 57,2 persen dan yang tidak menjawab 15,7 persen. Sedangkan data survei September 2011 memperlihatkan 31,5 persen menginginkan Foke. Yang tidak menginginkan sejumlah 54,3 persen dan yang tidak menjawab 14,2 persen.

Salah satu variabel yang juga mempengaruhi tingkat pilihan publik ialah penilaian publik terhadap kemampuan para calon menyelesaikan beberapa masalah yang dianggap penting. "Dalam konteks Jakarta ada 4 permasalahan utama yang didapatkan melalui survei, yaitu mengatasi macet, mengatasi banjir, meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan keamanan di Jakarta," paparnya.

Dari survei juga diketahui sampai saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan partai dengan tingkat kesolidan konstituen tertinggi di DKI Jakarta dalam mendukung cagub rekomendasi partai. Secara berturut-turut 4 besar parpol tersolid ialah:

1. PKS (61%)
2. PPP (54%)
3. PAN (52%)
4. HANURA (50%)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentarlah yang bermanfaat